6 Tips Jitu Menghadapi Dosen Pembimbing Skripsi

6 Tips Jitu Menghadapi Dosen Pembimbing Skripsi

Skripsi dapat dibilang perjuangan terakhir sebelum anda benar-benar menyandang gelar sarjana. Memang perjuangan ini tidaklah ringan. Dari mulai menggali topik yang pas lantas berjibaku dengan dosen pemandu untuk dapat menghasilkan skripsi yang benar-benar mumpuni. Hingga pada akhirnya anda sah menyandang gelar sarjana di belakang nama.

Jika kamu hendak cepat lulus dari lumpur hisap sebagai mahasiswa ini, 6 teknik jitu ini layak anda lakoni!

6 Tips Jitu Menghadapi Dosen Pembimbing Skripsi
6 Tips Jitu Menghadapi Dosen Pembimbing Skripsi

1. Atur jadwal pertemuan rutin tiap minggu, usahakan anda sudah memiliki peradaban setiap bakal bertemu.

Menurut Judibolawin Hal yang kesatu mesti dilakukan ialah menyusun jadwal bertemu tiap minggu dengan dosen pembimbing. Usahakan mempunyai jadwal bertemu yang tentu sehingga anda merasa terpacu guna terus menggarap skripsi. Selain merangkai jadwal konsultasi, kamu pun harus menciptakan komitmen untuk diri sendiri bahwa paling tidak anda sudah memiliki peradaban tiap kali bertemu dengan dosen pembimbing. Dengan berdisiplin terhadap diri sendiri, bukan tak barangkali skripsimu pun akan lekas tuntas.

2. Catat juga jadwal kosong dosenmu. Agar anda tak gelagapan ketika mendadak perlu bertemu.

Selain menyelenggarakan janji temu tiap minggu, kamu pun wajib untuk menulis jadwal kosong dari dosen pemandu skripsi. Mengetahui jadwal kosong dari beliau sangat berfungsi jika anda perlu bertemu dengan sesegera. Kamu pun pun tak kalang kabut ketika perlu bertemu dengan dosen pembimbing. Barangkali anda membutuhkan tanda tangannya dengan segera atau meminjam kitab penunjang skripsi secepatnya.

3. Saran dan komentar beliau dapat terasa sakit di hati. Tapi sabar saja. Toh sebetulnya beliau lebih mengerti…

Proses penyusunan skripsi tak akan sukses jika anda dan dosen pemandu mempunyai pandangan yang bertolak belakang dan bersikukuh dengan sudut pandang sendiri-sendiri. Memang barangkali ini skripsimu dan kamu hendak skripsi ini menjadi 100% hasil kerjamu sendiri. Namun, anda tak dapat begitu saja beradu argumen dengan dosen pembimbing.

Bagaimanapun pun beliau bertugas mengarahkanmu dalam penyusunan skripsi. Bila anda masih bersikukuh dengan pendapat sendiri bukan tak barangkali proses penyusunan skripsi bakal berjalan alot. Sampaikan sudut pandangmu secara halus dan sopan, dan tidak boleh lupa untuk tidak jarang kali meminta saran dan masukan dari beliau agar beliau merasa dihargai.

4. Jangan sungkan bertanya soal kitab ke dosen pembimbingmu. Siapa tahu mereka punya referensi yang dapat mendukung skripsimu

Perpustakaan tak melulu satu-satunya sumber guna mendapatkan kitab yang dapat kamu jadikan sumber untuk menggarap skripsi. Di samping di perpustakaan, kamu dapat meminjamnya dari pemandu skripsi. Bahkan, bukan tak barangkali beliau mempunyai koleksi yang lebih menyeluruh daripada perpustakaan.

5. Dikritik dosen pemandu skripsi jangan buat kamu sakit hati. Justru ini pelecut biar anda segera “bebas” dari kukungan mahasiswa tingkat akhir

Proses penyusunan skripsi memang tak luput dari perbedaan pendapat yang terjadi antara anda dan dosen pembimbing. Terkadang anda sebal sebab sudut pandangmu tak dibenarkan. Bahkan bukan tak mungkin andai dosen pembimbing pun melontarkan ucapan yang agak keras sebab kalian pernah berseberangan pendapat. Apapun kata pedas yang pernah beliau lontarkan, tidak boleh dimasukkan ke dalam hati. Anggap saja sebagai pelecut agar kamu dapat segera menyelesaikan skripsi.

6. Akhiri setiap tuntunan dengan perkataan terima kasih. Kalau gak terdapat beliau, perjalananmu meraih gelar pun tak bakal berjalan mulus

Bisa disebutkan bahwa dosen pemandu tentu mempunyai peran yang urgen dan besar terhadap gelar sarjana yang anda dapatkan. Tanpa terdapat arahan serta persetujuan dari beliau, pastinya kamu pun akan masih tetap berstatus sebagai mahasiswa. Sehingga, menghaturkan perkataan terimakasih merupakan keharusan utama yang mesti anda lakukan selepas anda sukses memperpanjang nama.

Jangan kemudian berjumawa dan merasa bahwa skripsi ini sukses karena jerih payahmu sendiri. Ingat pun perjuangan beliau yang tak lelah menunjukkan sudut pandang serta membantumu merangkai skripsi. Begitu pun ketika beliau selalu mau meluangkan masa-masa demi mengisi jadwal konsultasi. Memang urusan tersebut adalahbagian dari kegiatan beliau, namun bukankah tersebut adalahbukti nyata bahwa beliau berdedikasi tinggi?

Selain menyampaikan terimakasih, tak terdapat salahnya pula bila anda memberikan cinderamata yang berkesan guna beliau.

Jadi, telah siapkah anda mengaplikasikan tips di atas demi dapat bergulat melawan skripsi?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *