Numerologi dan Nomor 7

Sejak jaman dahulu angka 7 telah mempesona manusia. Mistik dari semua agama telah berusaha untuk mengurangi semua fenomena alam ke angka 7. Ulama abad pertengahan menafsirkannya sebagai terdiri dari dua prinsip: materi 4 dan spiritual 3. Pembedaan ini membentuk dasar dari 7 seni liberal. Kekristenan mengikuti praktik ini dengan 7 sakramennya: materi, atau praktis, menjadi pengurungan, perkawinan, penebusan dosa, dan ordo suci dan triad spiritual konfirmasi, pembaptisan, dan ekaristi.

Praktek pengorganisasian ini sesuai dengan heptad dapat muncul dari pengamatan berulang terhadap alam. Pertimbangkan bahwa ada 7 catatan untuk skala musik, oktaf secara bersamaan kembali ke tatanan yang berharga dan transendensi dari tatanan itu. Prinsip yang sama ini dapat diamati dalam tabel unsur periodik. Ada gagasan filosofis kuno bahwa perkembangan manusia terjadi dalam masa-masa sulit, sebuah ide yang secara dramatis didramatisasikan Shakespeare dengan solilokui "7 Ages of Man" -nya dari Seperti kamu menyukainya.

Misteri angka 7 tidak terbatas pada tradisi Kristen. Mungkin orang-orang Kafir yang pertama kali melihat fenomena itu dalam fase bulan, 4 tepatnya, yang jelas terlihat berubah setiap 7 hari. Tentu saja ada 7 planet dari zaman dahulu: Matahari, Bulan, Merkurius, Mars, Venus, Jupiter, dan Saturnus. Angka 7 berpengaruh pada dewa-dewa Iran, Mithras, dalam bentuk 7 gerbang yang harus dilalui oleh jiwa. Zoroastrianisme termasuk heptad dari 6 roh pembimbing dan Ahura Mazda sementara Islam marak di 7: dunia dibuat dalam 7 lapisan, ada 7 mu'allaqat, dan 7 Sleepers.

Beberapa pengamatan menarik lainnya dari angka 7 termasuk:

Di alam

7 warna pelangi.

7 logam kuno (timah, timah, besi, raksa, emas, tembaga, perak).

Siklus Lunar (28 hari atau 2 x 7).

Dalam Manusia

7 divisi otak.

7 kompartemen hati.

7 lubang di tubuh [ nostrils (2), ears (2), mouth, rectum, penis/vagina ]

7 cakra.

Secara umum

Peregangan 7 inning.

7 tahun gatal.

Surga ke 7.

7 kebajikan (iman, harapan, kasih amal, keadilan, kehati-hatian, kesederhanaan, kekuatan).

7 dosa mematikan (kesombongan, keserakahan, nafsu, murka, kemalasan, kerakusan, iri hati).

Hak Cipta Jakob Steele 2007

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *